Bengkalis Tingkatkan Akses Keuangan Daerah, Realisasi KUR Capai 99,66 Persen
Jumat, 05-12-2025 - 10:51:51 WIB
Riau12.com-Bengkalis – Pemerintah Kabupaten Bengkalis menegaskan komitmennya dalam menjadikan akses keuangan sebagai prioritas pembangunan daerah melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Pleno II Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Ruang Hang Tuah Lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Kamis, 4 Desember 2025.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Bengkalis, Khairi Fahrizal, yang juga menjabat Plt Kepala Bapenda. Dalam paparannya, Khairi menyampaikan bahwa capaian program TPAKD tahun 2025 secara umum menunjukkan kualitas hasil yang positif. Salah satu capaian menonjol adalah realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang hingga November 2025 telah mencapai 99,66 persen, dengan nilai pembiayaan meningkat dari 791 miliar rupiah pada tahun 2024 menjadi sekitar 823 miliar rupiah pada tahun 2025. Pemerintah daerah optimistis capaian tersebut dapat melampaui 100 persen hingga akhir Desember.
Selain KUR, pembiayaan Ultra Mikro (UMi) juga mencatatkan kinerja sangat impresif dengan capaian sebesar 158 persen. Nilai pembiayaan meningkat signifikan dari 17,6 miliar rupiah pada 2024 menjadi sekitar 41,56 miliar rupiah pada 2025. Meski demikian, Khairi menekankan pentingnya evaluasi agar pembiayaan benar-benar menyasar sektor produktif dan memberikan dampak nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Khairi juga menyampaikan bahwa program “Satu Rekening, Satu Pelajar” saat ini baru mencapai 66,29 persen, menurun dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang mencapai 97 persen. Ia menyarankan agar pembukaan rekening dijadikan bagian dari persyaratan administrasi pendidikan sejak jenjang taman kanak-kanak, serta mengintegrasikan budaya menabung dalam kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan literasi keuangan sejak usia dini.
Khairi menambahkan, mulai tahun mendatang capaian TPAKD akan diperhitungkan secara resmi dalam evaluasi nasional dan menjadi bagian dari pertanggungjawaban kinerja kepala daerah. Oleh karena itu, pelaksanaan TPAKD ke depan harus dilakukan secara lebih terencana, menyeluruh, dan terintegrasi, sejalan dengan kebijakan pembangunan ekonomi daerah dan penguatan digitalisasi sektor keuangan.
Rapat Koordinasi Pleno II TPAKD Kabupaten Bengkalis turut dihadiri oleh Kepala OJK Provinsi Riau Yeki Arman, Biro Perekonomian Setda Provinsi Riau Indri, perwakilan Bank Mandiri, BRI, BRK Syariah, Pegadaian, lembaga pembiayaan Ultra Mikro, serta akademisi dari Polbeng, ISNJ, STAIN, dan perwakilan kecamatan se-Kabupaten Bengkalis yang juga mengikuti kegiatan secara daring.
Komentar Anda :